Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal
Perjalanan Lembaga

Sejarah

Riwayat UPK dan proses transformasi kelembagaan.

Awal Perjalanan

Kegiatan ekonomi yang saat ini dikelola oleh BUM Desa Bersama Amanah Sejahtera Abadi LKD berawal dari program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat Eks-Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri Perdesaan) di Kecamatan Warureja.

Pengelolaan dana bergulir dimulai pada tahun 2009. Kegiatan tersebut memberikan akses permodalan kepada kelompok masyarakat, khususnya kelompok perempuan, untuk mendukung kegiatan usaha produktif dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Perkembangan Kegiatan

Dalam perjalanannya, pengelolaan dana bergulir terus berkembang melalui pelayanan, pendampingan, pembinaan kelompok, dan pemupukan modal. Hubungan yang dibangun bersama kelompok-kelompok di desa menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga keberlanjutan kegiatan.

Selain memberikan dukungan permodalan, pengelola juga menjalankan kegiatan administrasi, penanganan pinjaman, penguatan kapasitas kelompok, dan komunikasi dengan pemerintah desa serta unsur masyarakat.

Berdasarkan dokumen perencanaan lembaga tahun 2024, kegiatan dana bergulir telah menjangkau 168 kelompok binaan di wilayah Kecamatan Warureja. Data tersebut merupakan catatan pada saat dokumen disusun dan dapat diperbarui sesuai laporan resmi terbaru.

Transformasi Menjadi BUM Desa Bersama

Seiring dengan kebijakan pemerintah mengenai transformasi pengelolaan kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks-PNPM, kelembagaan yang sebelumnya dikelola melalui Unit Pengelola Kegiatan kemudian bertransformasi menjadi BUM Desa Bersama.

Transformasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan lembaga. Pengelolaan kegiatan tidak hanya diarahkan untuk menjaga keberlanjutan dana bergulir, tetapi juga untuk mengembangkan kerja sama ekonomi antardesa, memperluas pelayanan masyarakat, dan membangun unit usaha yang sesuai dengan potensi wilayah.

Melangkah Bersama

BUM Desa Bersama Amanah Sejahtera Abadi LKD terus berupaya memperkuat tata kelola, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, mengembangkan pelayanan, dan memanfaatkan teknologi dalam administrasi serta pengelolaan usaha.

Dengan dukungan desa anggota, kelompok masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, BUM Desa Bersama diharapkan terus tumbuh sebagai lembaga ekonomi antardesa yang amanah, profesional, transparan, dan berkelanjutan.